Video Update Pembangunan











Subscribe Update Pembangunan


Mari bergabung bersama kami untuk segera mewujudkan pembangunan Cetiya Mitra Uttama !


Salurkan bantuan dana anda ke :

BCA KCP Klampis Surabaya

rek. no : 520 028 029 8

a.n. Yayasan Buddhis Mitra Uttama

* Harap mencantumkan Nama & Nomor HP pada kolom berita acara dan konfirmasi ke PIC Yayasan

info lebih lanjut : Sdr. Donny Nata -

0811 3151 601


Update : 7 April 2020

. Anumodana atas dana dan bantuan yang telah diberikan kepada kami sampai pada saat ini sehingga kami dapat menyelesaikan Pembangunan Mitra Uttama



Tujuan Pembangunan



Terdapat ±3000 orang mahasiswa aktif Petra setiap tahunnya, ±300 orang diantaranya adalah mahasiswa beragama Buddha. Namun, hanya sekitar ±50 orang yang saat ini dapat ditampung untuk belajar dharma di Mitra Uttama. Potensi muda-mudi buddhis yang besar dan saat ini sebagian besar tidak memiliki lingkungan dan wadah baik di kampus ataupun di luar kampus yang mendukung untuk belajar dharma. Tujuan pembangunan kembali Gedung Mitra Uttama ini antara lain untuk menyediakan tempat yang aman, nyaman, serta memadai bagi anggota Mitra Uttama dan memperlancar kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Mitra Uttama Buddhist Study Club sehingga dapat meningkatkan kualitas dari anggota Mitra Uttama sebagai generasi muda buddhis yang baik.

Homebase Mitra Uttama yang berlokasi di Jalan Siwalankerto IV No. L-5 selama ini telah berperan penting untuk keberlangsungan Mitra Uttama Buddhist Study Club. Di cetiya inilah para anggota Mitra Uttama berkumpul, melakukan puja bhakti dan kegiatan buddhis lainnya, serta melakukan berbagai kegiatan organisasi. Sayangnya, bangunan cetiya ini kurang memadai untuk menampung anggota Mitra Uttama yang jumlahnya semakin bertambah. Selain itu, kondisi fisik bangunan cetiya juga semakin menurun dan memprihatinkan karena termakan usia. Oleh karena itu, Mitra Uttama bermaksud untuk mengadakan pembangunan ulang cetiya ini dengan konstruksi yang lebih kuat dan kapasitas yang lebih memadai.



Progress Pembangunan




Dukungan, Apa Kata Mereka ...


Yang Mulia Bhante Uttamo Mahatera

YM. Bikkhu Uttamo Mahatera

Semoga berawal dari Mitra Uttama akan semakin banyak teratai Dhamma yang tumbuh berkembang di berbagai tempat di Indonesia, bahkan Dunia. Mitra Uttama telah membuktikan jati dirinya, bahwa sebagai mahasiswa yang minim dukungan kampus pun dapat mandiri dan bahkan berencana mewujudkan Ceitya Mitra Uttama yang sedemikian megah.
DR. Ponijan Liaw

DR. Ponijan Liaw

Mitra Uttama adalah organisasi kemahasiswaan Buddhis yang paling aktif, kreatif, energik dan visioner yang pernah saya kenal. Dengan rencana pembangunan Cetiya Mitra Uttama sama artinya dengan pembangunan LABORATORIUM MORAL untuk membuat yang tadinya mentah secara moral menjadi 'matang' secara spiritual. Sebuah rencana yang pantas didukung agar semakin banyak orang yang bahagia dan pada waktunya aliran positif itu akan menghampiri kita semua.
Yang Mulia Bhante Uttamo Mahatera

Ir. Shelly Gunavarti Wardoyo MBA, MT, MM

Banyak hal positif yang bisa dilakukan apabila kita mempunyai fasilitas, sehingga dengan adanya kegiatan bersama banyak juga hal positif yang bisa dicapai, pengenalan dan pendalaman Buddha Dhamma dan aplikasinya dalam kehidupan pribadi dan masyarakat dapat ditingkatkan.
Yang Mulia Bhante Uttamo Mahatera

Upa. Suriyano Suryo Hariono, M.Ak

Mitra Uttama bertranformasi menjadi sebuah organisasi kepemudaan Buddhis yang KONSISTEN, KONGKRUEN dan KOMIT dalam menjalankan praktik dhamma ala mahasiswa/i tentunya. Saya pribadi menyebut para aktivis tersebut sebagai DHAMMASENA. Yah, dhammasena, sang laskar pejuang buddha dhamma. Anak muda yang tidak hanya ANTUSIAS belajar Dhamma, namun juga BERSEMANGAT dalam praktiknya. Sungguh LANGKA tapi ADA. MU berhasil mendobrak kebuntuan komunikasi dalam pembabaran Buddha Dhamma dengan bersikap progresif revolusioner memberikan RUANG & ARENA bagi para dhammaduta muda, untuk berkarya bersama, jatuh bangun dan tinggal landas dalam atmosfir anak muda yang sangat kental di markas besarnya MU.

Yang Mulia Bhante Uttamo Mahatera

Upa. Frengky, MA.

Saya sebagai salah satu pemuda Buddhis yang pernah memberikan sharing–sharing motivasi memandang MU sebagai sebuah organisasi yang positif dalam pengembangan Buddha Dhamma, para pengurus yang care dan concern terhadap pendidikan, pengembangan Buddhisme khususnya di wilayah kota Surabaya. Semoga dengan adanya tempat yang fix ini memberikan motivasi tambahan kepada para anggota dan pengurus MU untuk lebih berkiprah dalam pengembangan Buddhisme di kalangan muda-mudi Buddhis dengan fokus kepada kreativitas dan berwawasan luas sehingga Buddhisme menjadi membumi dan praktis bagi para muda-mudi Buddhis.

Yayasan Buddhis Mitra Uttama

Arti Logo Yayasan Buddhis Mitra Uttama

Bentuk bunga teratai melambangkan buddhisme, kemandirian, dan ketidakterikatan.

Lima helai kelopak teratai melambangkan lima kekuatan/modal, yaitu saddha (keyakinan), viriya (semangat), sati (perhatian), samadhi (konsentrasi), dan panna (kebijaksanaan).

Warna biru pada kelopak melambangkan kecerdasan, pendidikan, dan intelektual.

Warna kuning pada dasar bunga melambangkan dasar yang agung, kokoh, kuat terhadap sosok agung Sang Buddha.

Visi

Menjadikan Yayasan Buddhis Mitra Uttama menjadi sebuah organisasi sosial, keagamaan, dan kemanusiaan yang sifatnya independen dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berpengetahuan dan berjiwa buddhis serta berperan aktif memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia.

Misi

Mendirikan pusat-pusat kegiatan organisasi/yayasan Mitra Uttama, pelatihan dan sekolah yang bernafaskan buddhis.

Mempersiapkan dan membentuk tenaga-tenaga dharmaduta yang handal dan profesional.

Ikut berperan serta dalam kegiatan pelayanan sosial dan masyarakat.




Latar Belakang Yayasan Buddhis Mitra Uttama


Mitra Uttama terbentuk pada awalnya dikarenakan sekelompok mahasiswa Universitas Petra yang beragama Buddha merasa tidak memiliki wadah untuk berkumpul, beribadah, dan belajar Dharma bersama. Maka dari itu, mereka beinisiatif untuk membentuk komunitas mahasiswa Buddhis dengan tujuan menyatukan teman-teman yang beragama Buddha tanpa memandang latar belakang aliran dan menjadikan Mitra Uttama sebagai pusat belajar Dharma yang dapat dijadikan panutan di kalangan muda-mudi Buddhis.

Pada tanggal 15 Oktober 1993, yang awalnya beranggotakan 5 orang mahasiswa Universitas Petra dibantu oleh Ibu Shelly Gunavati Wardoyo selaku pembimbing, mengadakan acara perdana dengan mengundang YM. Bhikkhu Uttamo Mahathera dari Sangha Theravada Indonesia. Diluar dugaan, peserta yang datang sangat ramai dan antusias untuk mendengarkan dharma. Kesempatan ini digunakan untuk mengumpulkan data mahasiswa yang beragama Buddha dan perwakilan Mitra Uttama mengemukakan visi misi organisasi dan meminta Bhikkhu Uttamo memberikan nama untuk organisasi ini. Oleh karena itu, diberilah nama “Mitra Uttama” yang artinya sahabat utama dalam Dharma.

Organisasi Mitra Uttama Buddhist Study Club yang telah berdiri semenjak tahun 1993 terus berkembang. Pada tahun 2010, beberapa alumni Mitra Uttama (Tomlion Thiosdor, Paul Stepen Tedjianto, Donny Nata, Tommy Surya Effendy, dan Andy Dharma Putera) memiliki gagasan untuk membentuk Yayasan Buddhis Mitra Uttama sebagai yayasan resmi yang menaungi organisasi ini.

Dengan dukungan dari alumni-alumni yang lain terrbentuk yayasan dengan harapan untuk memajukan, membina dan memperluas pengaruh dari niatan baik ini agar dapat memajukan Buddha Dharma khususnya dikalangan muda-mudi. Menyadari pentingnya perkembangan Dharma untuk muda-mudi sebagai generasi penerus yayasan ini akan menjadi pelindung dan pendukung dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi Mitra Uttama Buddhist Study Club.



Yayasan Buddhis Mitra Uttama

Jl. Siwalankerto Permai IV/L-5, Surabaya 60236