rek. no : 520 028 029 8
* Harap mencantumkan Nama & Nomor HP pada kolom berita acara dan konfirmasi ke PIC Yayasan
. Anumodana atas dana dan bantuan yang telah diberikan kepada kami sampai pada saat ini sehingga kami dapat menyelesaikan Pembangunan Mitra Uttama

Terdapat ±3000 orang mahasiswa aktif Petra setiap tahunnya, ±300 orang diantaranya adalah mahasiswa beragama Buddha. Namun, hanya sekitar ±50 orang yang saat ini dapat ditampung untuk belajar dharma di Mitra Uttama. Potensi muda-mudi buddhis yang besar dan saat ini sebagian besar tidak memiliki lingkungan dan wadah baik di kampus ataupun di luar kampus yang mendukung untuk belajar dharma. Tujuan pembangunan kembali Gedung Mitra Uttama ini antara lain untuk menyediakan tempat yang aman, nyaman, serta memadai bagi anggota Mitra Uttama dan memperlancar kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Mitra Uttama Buddhist Study Club sehingga dapat meningkatkan kualitas dari anggota Mitra Uttama sebagai generasi muda buddhis yang baik.
Homebase Mitra Uttama yang berlokasi di Jalan Siwalankerto IV No. L-5 selama ini telah berperan penting untuk keberlangsungan Mitra Uttama Buddhist Study Club. Di cetiya inilah para anggota Mitra Uttama berkumpul, melakukan puja bhakti dan kegiatan buddhis lainnya, serta melakukan berbagai kegiatan organisasi. Sayangnya, bangunan cetiya ini kurang memadai untuk menampung anggota Mitra Uttama yang jumlahnya semakin bertambah. Selain itu, kondisi fisik bangunan cetiya juga semakin menurun dan memprihatinkan karena termakan usia. Oleh karena itu, Mitra Uttama bermaksud untuk mengadakan pembangunan ulang cetiya ini dengan konstruksi yang lebih kuat dan kapasitas yang lebih memadai.






Arti Logo Yayasan Buddhis Mitra Uttama
Visi
Misi
Mitra Uttama terbentuk pada awalnya dikarenakan sekelompok mahasiswa Universitas Petra yang beragama Buddha merasa tidak memiliki wadah untuk berkumpul, beribadah, dan belajar Dharma bersama. Maka dari itu, mereka beinisiatif untuk membentuk komunitas mahasiswa Buddhis dengan tujuan menyatukan teman-teman yang beragama Buddha tanpa memandang latar belakang aliran dan menjadikan Mitra Uttama sebagai pusat belajar Dharma yang dapat dijadikan panutan di kalangan muda-mudi Buddhis.
Pada tanggal 15 Oktober 1993, yang awalnya beranggotakan 5 orang mahasiswa Universitas Petra dibantu oleh Ibu Shelly Gunavati Wardoyo selaku pembimbing, mengadakan acara perdana dengan mengundang YM. Bhikkhu Uttamo Mahathera dari Sangha Theravada Indonesia. Diluar dugaan, peserta yang datang sangat ramai dan antusias untuk mendengarkan dharma. Kesempatan ini digunakan untuk mengumpulkan data mahasiswa yang beragama Buddha dan perwakilan Mitra Uttama mengemukakan visi misi organisasi dan meminta Bhikkhu Uttamo memberikan nama untuk organisasi ini. Oleh karena itu, diberilah nama “Mitra Uttama” yang artinya sahabat utama dalam Dharma.
Organisasi Mitra Uttama Buddhist Study Club yang telah berdiri semenjak tahun 1993 terus berkembang. Pada tahun 2010, beberapa alumni Mitra Uttama (Tomlion Thiosdor, Paul Stepen Tedjianto, Donny Nata, Tommy Surya Effendy, dan Andy Dharma Putera) memiliki gagasan untuk membentuk Yayasan Buddhis Mitra Uttama sebagai yayasan resmi yang menaungi organisasi ini.
Dengan dukungan dari alumni-alumni yang lain terrbentuk yayasan dengan harapan untuk memajukan, membina dan memperluas pengaruh dari niatan baik ini agar dapat memajukan Buddha Dharma khususnya dikalangan muda-mudi. Menyadari pentingnya perkembangan Dharma untuk muda-mudi sebagai generasi penerus yayasan ini akan menjadi pelindung dan pendukung dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi Mitra Uttama Buddhist Study Club.
